Arsip untuk November, 2007

cinta? atau suka?

dihadapan orang yang kamu cintai,

matamu akan berkaca-kaca

……………………………….

dihadapan orang yang kamu sukai,

kamu hanya tersenyum menghiburnya

………………………………

dihadapan orang yang kamu cintai,

jantungmu akan berdetak lebih kencang

………………………………

dihadapan orang yang kamu sukai,

kamu hanya akan merasa senang dan terhibur

Tanggapan (1)

ThANKs

buat “kluargaku”…

thank 4 all…

thank…buat motivasinya…do’anya…ksetiaanya…

thank bgt…

i LOVE u….Klon, De, Klen, n smuanya…

Tinggalkan sebuah Komentar

Terbaik…

Terbaik dari hati adalah ketulusan…

Terbaik dari kasih adalah memberi…

Terbaik dari cinta adalah memaafkan… 

 

Tanggapan (2)

Indah…

Indahnya DUNIA hanya sementara…d-248-copy.jpg

Indahnya BERCINTA hanya seketika…

Indahnya MIMPI kadang tak pasti…

Tapi indahnya PERSAHABATAN kan tetap abadi…

Tinggalkan sebuah Komentar

Nasehat

INGAT,
MEMANG BAIK UNTUK SELALU BERUSAHA MENJADI ORANG PENTING…
TAPI JAUH LEBIH PENTING UNTUK SELALU BERUSAHA MENJADI ORANG YANG BAIK

TIDAK ADA BAIKNYA BERTEMAN DENGAN ORANG YANG TIDAK MENGHARGAI HAKMU,
SEBAGAIMANA ENGKAU MENGHARGAI HAKNYA

================================================

Terima kasih buat yang kasih nasehat ini…..buat smangatnya slama ini…

ya…itulah aku…..

aku lebih suka….lebih seneng ngliat orang yang aku sayangi tu bahagia dari pada aku sendiri yang bahagia tapi orang yang aku sayangi sama skali g bahagia…..

emang bener kata “sampean”….smua ini emang butuh pengorbanan…..banyak pengorbanan….

aku masih inget banget kata2 “sampean”

…..HEI AYO BANGKIT, BANGKITLAH HATIMU DIAH, PEAN SEKARANG HARUS BENER-BENER BANGKIT …..

dan bener lagi kata “sampean” klo mungkin aku ini lagi sandiwara….

sandiwara yang indah…

sandiwara untuk tetap melihat senyumnya……

senyum kebahagiaannya….

Tinggalkan sebuah Komentar

Bukannya Aku Takut (JULIETTE)

ku tak peduli
bila ku benar-benar cinta mati
ku tak peduli

ku memang begini
bila ku benar-benar cinta mati
ku tak peduli
apa saja yang ku inginkan kamu rela

reff:
bukannya aku takut akan kehilangan dirimu
tapi aku takut kehilangan cintamu
mungkin saja saat itu kau mempermainkan aku
seakan kau bisa membalas cintaku

kau takkan mengerti
yang selama ini aku rasakan, pasti
kau tak peduli
bila saja yang ku inginkan kamu rela

Tanggapan (11)

Tersenyumlah…

Tertawa sewajarnya merupakan obat kecemasan dan pelipur kesedihan. Dalam senyum terdapat kekuatan yang menakjubkan dalam menggembirakan jiwa dan menyenangkan hati, aku akan tertawa hingga hatiku akan terhibur.” Tertawa merupakan puncak keceriaan, kelegaan dan keriangan, asalkan tidak berlebihan, dengan sewajarnya, dan tidak di maksudkan mengejek atau mencemooh: “Jangan terlalu banyak tertawa, karena terlalu banyak tertawa akan mematikan hati.”

janganlah anda masamkan raut muka anda sehingga menakutkan orang yang melihat. Jangan pula anda tertawa terbahak – bahak. Akan tetapi, tampilkanlah wajah yang tenang, selalu berseri dan enak dipandang, sehingga menyenangkan orang yang memandang.

Kalau kita diminta memilih antara harta yang banyak atau jabatan terhormat dan jiwa yang tenang penuh keceriaan, tentu anda akan memilih yang kedua. Apa artinya harta jika jiwa penuh kemuraman? Apa artinya pangkat dan jabatan jika jiwa terkekang? Apa artinya kecantikan istri bila ia selalu cemberut dan menjadikan suasana rumah seperti neraka? Sungguh lebih baik seribu kali lipat istri yang tidak terlalu cantik tetapi mampu menciptakan suasana rumah seperti surga.

 Senyum yang tampak secara lahir tidak akan bernilai bila muncul dengan pura – pura dan untuk menutupi seseorang yang free image hostingberperangai menyimpang. Lihatlah bunga juga tersenyum; hutan tersenyum; dan lautan, sungai, langit, bintang, burung, semuanya tersenyum. Senyum mereka itulah senyum yang tulus.

Jiwa yang senantiasa tersenyum akan melihat kesulitan dengan nyaman sambil berusaha mengatasinya. Jika mereka melihat sebuah persoalan, mereka tersenyum dan tetap tersenyum ketika mampu mengatasinya. Sebaliknya, jiwa yang muram akan melihat kesulitan dengan kesedihan. Bila menemui kesulitan, ia akan meghindar atau membesar-besarkannya, semangatnya melemah dan berandai andai dengan kata-kata “kalau”, “bila”, dan “jika”.

Betapa kita amat membutuhkan senyuman, keceriaan wajah, kelapangan dada, kemurahan hati, kelemahlembutan, dan keramahan.

Tinggalkan sebuah Komentar